Tuesday, April 03, 2018

Mengenal Tenunan Khas Pandai Sikek Sumbar

Mengenal Tenunan Khas Pandai Sikek Sumbar

Tags

Tenunan Khas Pandai Sikek Sumbar
Tenun Pandai Sikek

Apakah kamu pernah melihat uang pecahan Rp.5000 tahun edar 2001 ? Saya rasa tentu pernah dong. Masih ingat tidak dengan gambar yang ada pada uang tersebut dimana terdapat photo pengrajin Tenunan pandai sikek yang sedang menenun songket. Kemudian pada bagian sisi lainya adalah gambar pahlawan Tuanku Imam bonjol.

Mari kita melirik kembali tenunan khas sumatera barat yang terdapat di daerah pandai sikek ini. Pandai sikek merupakan daerah yang termasuk kedalam wilayah kecamatan sepuluh koto kabupaten tanah datar. Daerah ini terletak berdekatan dengan ibu kota kabupaten tanah datar yaitu batu sangkar sumatera barat.

Di daerah pandai sikek mayoritas penduduk setempat berprofesi sebagai pengrajin tenun atau songket. Jenis motif tenun yang di gunakan merupakan motif secara turun temurun. Motif-motif tenunan ini bersumber dari contoh kain-kain tua yang masih tersimpan dengan baik dan sering dipakai sebagai pakaian pada upacara-upacara adat.

Tenunan Khas Pandai Sikek Sumbar
Tenun Pandai Sikek

Motif-motif tenun Pandai Sikek diyakini sebagai motif asli pada kain-kain tenunan perempuan-perempuan pandai sikek dan minangkabau secara umum sejak masa lampau. Bagi masyarakat minang sendiri songket merupakan pakaian yang wajib di kenakan saat acara tradisional.

Diperkirakan penggunaan songket di minangkabau sudah berlangsung sejak abad ke 14 pada masa kejayaan kerajaan pagaruyung. Kerajaan pagaruyung merupakan konfederasi luhak nantigo di minangkabau sebagai tonggak sejarah dari budaya minang itu sendiri.

Kualitas Tenun Songket Pandai Sikek

Tenunan Khas Pandai Sikek Sumbar
Tenun Pandai Sikek

Masing-masing kain pasti memiliki keistimewaannya, begitu juga dengan kain tenun khas Pandai Sikek. Tenunan khas pandai sikek memiliki kualitas keistimewaan tersendiri. Mulai dari motif-motif yang di gunakan sudah memiliki arti dan makna filsafat budaya minangkabau. Serta cara menenun dengan metode tradisional yang masih di pertahankan hingga kini. Jadi untuk kualitas tidak perlu di ragukan lagi.

Di pandai sikek sendiri usaha tenun tidak di lakukan oleh pabrikan melainkan berupa industri rumahan. Selain itu kerajinan tenun ini merupakan bagian dari seni dan kebudayaan masyarakat minang itu sendiri khususnya di daerah pandai sikek.

Area yang menjual  dan menawarkan kain songket di pandai sikek selalu ramai dikunjungi pembeli baik dalam maupun luar negeri. Banyak juga pembeli yang memutuskan untuk membeli kain songket ini dari pengrajinnya langsung yang biasanya berada di rumah-rumah penduduk.

Dalam proses pembuatan kain tenun khas pandai sikek dikenal 3 istilah yaitu benang 1, benang 2, dan benang 3 dimana benang 1 adalah proses pembuatan yang paling rumit sedangkan benang 3 tergolong paling sederhana. Motifnya pun juga sangat beragam. Saat ini para perajin pun juga sudah mulai mengembangkan jenis motif yang ada. Mengembangkan motif baru yang unik, namun tetap menampilkan khas Sumatera Barat.

Para pengrajin dalam melakukan proses menenun kain, bisa memakan waktu yang cukup lama pengerjaan di lakukan langsung oleh tangan. Jadi tak mengherankan jika kain songket pandai sikek di bandrol dengan harga yang relatif mahal. Tapi kualitas dan nilai budaya yang terkandung dalam setiap rajutan benang berbanding lurus dengan harga. Seperti kata pepatah uang gak akan pernah bohong.

Nilai Budaya Yang Terdapat Dalam Tenunan Pandai Sikek

Tenunan Khas Pandai Sikek Sumbar
Tenun Pandai Sikek

Tenun Songket Pandai Sikek jika dicermati, di dalamnya mengandung nilai-nilai yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat setempat khususnya dan Minang secara keseluruhan. Nilai-nilai itu mencakup di antaranya kesakralan, keindahan (seni), ketekunan, ketelitian, dan kesabaran.

Nilai kesakralan tercermin dari cara pemakaiannya yang hanya digunakan pada peristiwa-peristiwa atau kegiatan-kegiatan yang ada kaitannya dengan upacara adat saja. Jadi penggunaanya tidak sembarangan. Nilai keindahan juga bisa kita lihat dari motif dan ragam hiasnya yang dibuat sedemikian rupa. Sehingga memancarkan keindahan tersendiri bagi si pemakai.

Sedangkan, nilai ketekunan, ketelitian, dan kesabaran tercermin dalam proses pembuatannya yang memerlukan ketekunan, ketelitian, dan kesabaran. Karena tanpa adanya itu tidak mungkin untuk bisa menghasilkan sebuah tenun songket yang bagus.

Jenis Motif Kain Tenun Pandai Sikek


Jenis motif yang di gunakan pada kain tenun pandai sikek disebut "cukie". Maksud kata "cukie" disini ialah sebuah pola yang mengisi setiap bagian-bagian dari kain. Contohnya, cukie tertentu di gunakan untuk motif badan kain, sementara cukie lainya digunakan untuk motif kepala kain.

Baca juga Suntiang mahkota adat minang

Beberapa motif lainnya juga lazim digunakan untuk biteh yang membatasi antara beberapa motif. Sedangkan yang disebut dengan motif Sungayang yang dimaksud untuk tenunan ini adalah corak secara keseluruhan dari kain tersebut. Ragam motif yang di gunakan diantaranya.

A. Untuk bagian badan kain, nama ragam motif yang digunakan diantaranya.


  • Saik Kalamai.
  • Buah palo.
  • Balah kacang.
  • Barantai putiah.
  • Barantai merah.
  • Tampuak manggih.
  • Salapah.
  • Kunang-kunang.
  • Cukie baserak.
  • Sirangkak.
  • Simasam.


B. Untuk motif pada bagian pinggir kain biasanya menggunakan nama ragam motif


  • Saluak laka.
  • Batang pinang.
  • Baayam.
  • Badamudiak.
  • Susun siriah.
  • Atuie bada.
  • Laba-laba.
  • Itiak pulang patang.
  • Ula gerang.
  • Dll.


Itulah sepintas review tentang kain songket pandai sikek yang sempat di gunakan pada pecahan uang Rp.5000 tahun edar 2001. Jika kamu traveling ke sumatra barat jangan lupa untuk mampir ke pusat tenun pandai sikek. Desa pandai sikek menjadi salah satu destinasi wisata di sumatera barat.

Jika kamu dari bukittinggi, lokasinya sekitar 13 kilometer dari pusat kota Bukittinggi dan mudah dijangkau menggunakan angkutan umum. Membeli oleh-oleh khas kain tenun sumatra barat langsung ke pusat kerajinannya tentunya bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau lagi. Tinggal di nego aja.........!.

Kebijaksanaan tidak tumbuh dengan serta merta.

Buka Komentar

Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
EmoticonEmoticon