Saturday, April 21, 2018

Cara Melawan Sifat Katak Dalam Tempurung

Cara Melawan Sifat Katak Dalam Tempurung

Tags

Melawan Sifat Katak Dalam Tempurung
Tempurung

Jika kita kembali mengingat nasihat lama tentang pribahasa "Katak Dalam Tempurung", banyak sekali kita temui tingkah seseorang di Media Sosial yang sejalan dengan Pribahasa ini. Sebetulnya istilah katak dalam tempurung itu apa sih ?. Menurut kamus bahasa indonesia pribahasa katak dalam tempurung sama artinya dengan kebodohan. Istilah yang menggambarkan seseorang yang kurang wawasan, bodoh, dungu juga picik.

Kenyataan dari pribahasa ini hampir tiap hari bisa kita temui di media sosial. Bahkan orang seperti ini sering menjadi bahan olok-olok bagi netizen lain yang bisa berfikir cerdas dan terbuka. Sifat seseorang yang di gambarkan melalui istilah bagai Katak dalam tempurung merupakan seseorang yang tidak peka dengan lingkungan secara luas. Dia hanya mau melihat sekelilingnya saja atau dalam bahasa kerenya Closed mind.

Seseorang yang memiliki pola pikir tertutup seperti pribahasa katak dalam tempurung.  Dia diibaratkan hidup dalam tempurung (batok kelapa) di ruang gelap tak berjendela.  Betapa pengapnya betapa sumpeknya sehingga pola pikir mereka jadi ikut mampet.  Karena tidak ada celah sebagai tempat keluar masuknya oksigen tak mampu melihat dunia luar. Beginilah gambaran orang yang memiliki Pola Pikir Tertutup Closemind.  Dia cendrung memiliki wawasan yang terbatas dan tidak berkembang hanya itu-itu saja.

Baca juga Orang cerdas lebih unggul daripada orang pintar

Jadi makna yang lebih mendalam tentang pribahasa ini adalah hidup yang dibatasi, ingat di batasi ya bukan terbatas itu beda konteks. Yang dimaksud hidup yang di batasi ini bukan hanya membatasi mata lahir saja. Namun, yang lebih bahaya ialah saat mata hati dan pikiran kita yang dibatasi. Tertutup Mata Hati Mata hati yang dibatasi tidak bisa melihat kebenaran. Apa yang membatasi hati, Yang membatasi hati itu adalah hawa nafsu.

Orang yang hatinya sudah tertutup oleh hawa nafsu tidak akan mampu melihat kebenaran. Satu-satunya cara agar bisa melihat kebenaran ialah dengan menyingkap tabir tersebut, bukan meniadakannya sebab hawa nafsu sudah bagian dari kepribadian semua manusia. Ciri-ciri orang yang mata hatinya tertutup ialah tidak bisa melihat cahaya bahkan saat dia sedang membaca sumber cahaya tersebut. Atau orang yang selalu/sering menolak nasihat atau selalu melakukan pembenaran saat menerima nasihat.

Bagi orang yang berfikir cerdas atau bahasa kerenya OpenMind jika menghadapi seseorang yang ClosedMind pasti akan merasa gemez. Gimana gak gemez sudah di kasih tau, di ingatkan, di nasehati, dikasih bukti, dikasih fakta tetap saja mencari pembenaran versi dia sendiri. Kejadian seperti ini tiap hari kita temui di media sosial. Hal semacam inilah yang menyebabkan media sosial tinggi tingkat bullying nya. Jadi tidak mengherankan jika tingginya tingkat stres seseorang melibatkan penggunaan sosial media yang berlebihan.

Menurut penelitian di Washinton DC pada tahun 2015 yang di lakukan oleh Pew Research Center. Media sosial menjadi penyumbang terbesar penyebab stres pada seseorang. Dalam survei yang melibatkan 1.800 orang, perempuan disebutkan lebih banyak mengalami stres dibandingkan laki-laki di media sosial. Bagi kamu yang ingin mengurangi tingkat stres akibat media sosial yang di sebabkan berdebat dengan orang yang memiliki sifat "Bagai Katak Dalam Tempurung" berikut saya punya tips mengatasinya.

Tips Menghadapi Sifat Katak Dalam Tempurung.


1. Usahakan Jangan Berdebat Dengan Mereka


Jika kamu menghadapi orang yang punya sifat "katak dalam tempurung" pada media sosial di sarankan untuk tidak berdebat dengan mereka. Jikalau terpaksa merespont mereka maka responlah secara singkat jelas dan usahakan dengan kalimat sederhana yang mudah di cerna. Setelah itu abaikan karena seseorang yang punya sifat katak dalam tempurung pasti akan mencari pembenaran sendiri. Mereka tidak akan perduli dengan aspek penting lainya dan lebih cendrung memaksakan kehendak.

2. Ubah Cara Pandang Kamu


Cara kedua ini bertujuan untuk lebih membuka diri kita. Jika kamu sempat berargument dengan orang yang bersifat katak dalam tempurung. Perhatikan argumentasi mereka, apa benar yang mereka ucapkan?” Kalau tidak, lupakan. Kita sebagai orang yang mau berfikir cerdas jangan pernah meremehkan bahkan merendahkan orang lain. Terbukalah pada setiap argumentasi tapi jangan terpaku pada satu sebab akibat.

3. Kamu Harus Menerima, Bahwa Tidak Semua Orang Sependapat Denganmu.


Tips yang ketiga ini untuk mengendalikan emosi kamu jika berargument dengan orang yang bersifat katak dalam tempurung. Kamu tidak perlu berharap semua orang menyukaimu, sepaham denganmu. Dan kamu juga tidak harus menyukai semua orang dan harus sependapat dengan orang lain. Yang paling penting adalah toleransi, di mana kamu harus menerima perbedaan setiap pendapat dan argumentasi orang lain yang di kemukakan secara sopan. Tanamkan itu pada pikiranmu supaya kamu tidak stres menghadapi tingkah orang di media sosial.

4. Perlakukan Mereka Dengan Sopan


Tips yang ke empat ini untuk menghindari caci maki yang sering di lontarkan orang yang bersifat katak dalam tempurung di media sosial. Jika kamu terpaksa menanggapi orang seperti ini, maka tanggapilah dengan ringkas sederhana mudah di mengerti olehnya. Seseorang yang memiliki sifat katak dalam tempurung biasanya tingkat pemahamanya lemah. Jadi sebisa mungkin tanggapi argumen mereka dengan kalimat sederhana. Jangan terlalu memojokanya karena pola pikir mereka rendah emosinya tinggi yang akhirnya akan berujung pada kalimat caci maki.

5. Sabar


Tips yang kelima yaitu harus sabar jika berhadapan dengan orang yang memiliki sifat katak dalam tempurung. Jika terjadi perdebatan antara kamu dengan mereka, kamu harus banyak bersabar. Keluarkan argumenmu dengan tepat tanpa berbelit belit. Jika mereka ndablek atau susah diajak diskusi maka abaikan saja. Jangan mau terjebak dalam pola pikir mereka yang sempit seperti katak dalam tempurung yang dekat dengan kebodohan.

Baca juga Cara melawan Haters

Begitulah ciri dan cara menghadapi sifat yang menggambarkan katak dalam tempurung. Pribahasa katak dalam tempurung ini merupakan orang yang pikirannya dibatasi oleh sempitnya ide-ide yang bisa menjadi solusi. Jika kamu tidak suka dengan nasihat baik, artinya ada sesuatu dalam hati kamu.

Mulailah untuk menerima nasihat meski terasa pahit, bukan menolaknya atau mencari pembenaran sendiri. Mudah-mudahan, kita semua terhindar dari orang yang tertutup baik mata hatinya maupun pikirannya. Mudah-mudahan hidup kita tidak Bagai Katak Dalam Tempurung.

Kebijaksanaan tidak tumbuh dengan serta merta.

Buka Komentar

Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
EmoticonEmoticon