Wednesday, February 28, 2018

Jomblo Adalah Pilihan Tidak Berlaku Dalam Hidup

Jomblo Adalah Pilihan Tidak Berlaku Dalam Hidup

Tags

Jomlo Adalah Pilihan Tidak Berlaku
Jomblo

Menikah merupakan kewajiban bagi seseorang yang sudah akhir baligh yang memenuhi syarat ketentuan dalam pernikahan wajib untuk segera melaksanakan pernikahan. Didalam masyarakat jika seseorang yang sudah akhir baligh atau dewasa tetapi masih hidup single pasti sering mendapatkan pertanyaan "kapan kamu nikah" atau "kapan kamu berumah tangga ingat umur loh".

Begitu pertanyaan yang sering di lontarkan teman, kerabat dan orang tua tentunya. Moment inipun biasanya terjadi saat kumpul bersama keluarga di hari raya misalnya. Makanya banyak para Jomblo takut untuk pulang kampung. Kumpul bareng karna selalu di hantui akan terucapnya pertanyaan ini. Bagi para jones alias jomblo ngenes pertanyaan semacam ini adalah pukulan telak yang menghantam jiwa. Jika di tanya begitu maka menggigilah seluruh tubuhnya.

Tak jarang orang yang mendapatkan pertanyaan semacam ini dongkol, kesal bahkan cendrung marah ketika di tanya kapan kawin. Namun begitulah kehidupan ada tahapan tahapan yang mesti di lalui termasuk berumah tangga. Tujuan berumah tanggapun tak lain untuk menghindari diri dari perbuatan zina, sebagai regenerasi dari keturunan dan untuk saling menjaga satu sama lain diantara pasangan kita.

Sebetulnya sudah menikah ataupun belum merupakan takdir karena jodoh itu Tuhanlah yang mengatur. Tapi tentu takdir dalam masalah jodoh ini juga harus di usahakan mencarinya. Selanjutnya kita sebagai insan yang menjalani hanya bisa pasrah kapan jodoh itu akan datang menghampiri. Bicara masalah jodoh untuk menikah biasanya orang-orang memiliki krikterianya masing-masing dalam menentukan pasangan yang akan di bawa ke pelaminan.

Terlambat atau tidaknya seseorang dalam menikah terkadang penyebabnya adalah terlalu memilih mencari pasangan ideal yang sempurna. Dalam hidup ini sebetulnya tidak ada orang yang sempurna semua memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Justru karna inilah seorang insan butuh pasangan hidup untuk saling melengkapi satu sama lain. Jadi saya rasa kebangetan jika seseorang telat menikah hanya karna alasan ingin mencari pasangan yang sempurna. Sampai lebaran kuda tidak akan ketemu pasangan yang sempurna.

Namun jika ada orang yang telat menikah karena merasa dirinya belum mampu membina rumah tangga. Mungkin alasan ini sedikit bisa untuk di terima. Karena yang namanya pernikahan itu bersifat sakral jadi harus ada perhitungan secara matang supaya rumah tangga tidak kandas di tengah jalan.

Sudah banyak contoh yang bisa kita lihat seseorang buru-buru menikah tanpa ada kesiapan berakhir menjadi perceraian. Kesiapan yang dimaksud bisa berupa siap mental atau sifat kedewasaan dalam menghadapi problem rumah tangga. Karena tidak ada rumah tangga yang tidak akan menghadapi masalah.

Menikah juga bukanlah permainan ataupun acara lomba dimana teman sudah punya pasangan dan menikah sementara kita belum. Kemudian kita ikutan bergegas untuk segera menyusul. Atau lebih dramatisnya lagi menikah hanya karena keinginan orang tua untuk segera memiliki cucu.

Janganlah kita menikah karena orang lain tapi menikahlah atas keinginan diri sendiri. Karena yang akan menjalani rumah tangga adalah kita bukan orang lain. Jadi jika rumah tangga yang kita jalani kandas kita tidak lantas menyalahkan orang lain. Lagipula pernikahan yang terkesan di paksakan biasanya banyak rintanganya.

Dan jangan pula beralasan terhadap kondisi materi sebagai penghalang belum menikah. Hal ini bukanlah sesuatu yang baik bagi diri kita. Memang betul ketika kondisi ekonomi kita mapan maka akan lebih menyenangkan hidup berumah tangga.

Namun akan jauh lebih bermakna lagi jika rumah tangga yang sudah kita bina bersama pasangan dari sederhana hingga menjadi lebih baik lagi dari masa ke masa. Ini akan menjadi bukti kesuksesan kita dalam membina keluarga dan kelak akan menyisakan memori manis dalam ingatan.

Bagi para jomblo yang belum menikah segeralah mampukan diri. Tentukan pasangan tetapkan hati dan menikahlah karna keinginan diri sendiri. Demi masa depan karena umur terus bertambah masa tua akan segera datang. Nah di situlah akhir tujuan berumah tangga pernikahan akan sangat berguna untuk merawat kita di masa tua bersama istri, suami, anak dan cucu.

Slogan jomblo adalah pilihan atau takdir tidak berlaku dalam kehidupan jangka panjang. Kata nyeleneh ini hanya untuk orang-orang yang gagal dalam berpacaran. Bila slogan ini kamu pakai terus-terusan maka siap-siaplah menyesal di hari tua waktu tidak bisa diputar ulang.

Kebijaksanaan tidak tumbuh dengan serta merta.

Buka Komentar

2 komentar

Jomlo apaan min? Gw yg kurang update istilah atau judul artikel ini yang typo?

Ketinggalan b nya bro thks udah di ingatin hahaha hihi

Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
EmoticonEmoticon