Thursday, January 04, 2018

Fungsi Dan Cara Backup Data Pada Windows

Fungsi Dan Cara Backup Data Pada Windows

Tags

Fungsi Dan Cara Backup Data Pada Windows.
Backup data

Melakukan backup data dalam suatu pekerjaan pada komputer merupakan hal yang wajib. Tujuanya adalah untuk meminimalisir kejadian tidak di inginkan pada data yang sudah dikerjakan. Misalnya data hilang atau data tiba-tiba rusak terserang virus.

Jika tidak di backup sebelumnya maka tentu kita akan kehilangan data. Solusinya harus mengerjakanya dari awal lagi. Berbeda jika data sudah pernah di backup untuk mengatasi yang error kita tinggal restore data yang sudah di backup. Inilah keutamaan serta keuntungan dari backup data tersebut.

Backup data pada komputer bisa di lakukan dengan berbagai cara dan melalui beberapa media. Misalnya backup data melalui memory external atau bisa juga backup data pada layanan yang sudah di sediakan oleh Windows. Didalam proses backup data dapat dikategorikan menjadi dua cara.

Baca juga Arti perangkat keras pada komputer

Pertama dengan cara langsung (Diregct Back-up). Dimana semua file langsung dipindahkan kemedia lain dengan cara meng-copy file-file tersebut. Hal ini dapat dilakukan dengan mengunakan fasilitas Windows Explorer.

Kedua dengan cara tak langsung (Indirect Bacup). Dimana semua file dikompres terlebih dahulu menjadi suatu file kumpulan, kemudian file tersebut baru dipindahkan kemedia lain. Hal ini untuk mengecilkan kapasitas file-file yang akan disimpan dengan tanpa merubah struktur dari file-file tersebut.

Untuk proses bacup tak langsung ada beberapa aplikasi yang dapat digunakan seperti. Microsoft Backup dari windows, WinZip, WinRAR, Pkunzip serta WinArchieve. Tetapi yang umum digunakan dalam backup data adalah aplikasi microsoft Backup dan WinZip.

1. Backup data melalui Microsoft Backup.



Fungsi Dan Cara Backup Data Pada Windows
Microsoft backup

Fasilitas yang diberikan oleh windows ini bisa di gunakan dengan cara :

  • Klik tombol start kemudian pilih Accessories setelah itu klik System Tools.
  • Klik Icon Buck-Up jika belum terinstall, maka terlebih dahulu fasilitas backup ini harus diinstall pada komputer anda, langkahnya dengan cara aktifkan menu Control panel kemudian klik add / remove program setelah itu pilih windows setup lalu aktifkan system tools kemudian klik tombol details dan pilih backup terakhir tekan OK. Pada tampilan menu ada tiga pilihan diantaranya, membuat file backup baru, membuka file backup yang sudah ada dan mengembalikan (restore) file yang telah dibacup.
  • Langkah selanjutnya adalah, pilih Create a new backup job lalu klik OK.
  • Pilih Back Up selectecd files klik tombol Next.
  • Tentukan drives dan direkturi, yang akan di bacup, kemudian beri tanda ceklis.
  • Setelah itu klik tombol Next dan klik tombol Next kembali.


Sebagai contoh direktori dengan nama folder "intranet" yang didalamnya terdapat beberapa file dan directori ini akan di backup. Kemudian klik tombol Next dan klik tombol Next kembali. Ketika nama jenis backup sebagai contoh "Intranetku" lalu klik tombol Start maka proses backup berlangsung dan jika telah selesai klik tombol OK, maka kita dapat melihat hasil backup tersebut pada drive yang bersangkutan.

Lalu bagaimana untuk mengembalikan atau me-restore file yang telah dibackup tersebut, caranya untuk mengembalikan atau me-restore file yang telah dibackup tersebut, caranya adalah sama seperti cara diatas hanya saja pilihan pertama adalah restore backed up files kemudian klik tombol OK.

2. Backup data melalui aplikasi WinZip.



Fungsi Dan Cara Backup Data Pada Windows
WinZip

WinZip merupakan sebuah perangkat lunak yang digunakan untuk mengkompres sekaligus membackup data. Winzip terlebih dahulu harus diinstall pada komputer anda. Ada beberapa cara untuk memulainya kita dapat langsung mengaktifkan icon winzip tersebut atau melalui fasilitas Windows exsplorer.

Cara pertama yang digunakan dalam membackup adalah sebagai brikut.


  1. Klik tombol icon winzip.
  2. Klik tombol I Agree untuk memasukan kedalam aplikasi ini. Kemudian klik tombol Next.
  3. Untuk membuka backup, pilih Create a new Zip file, lalu klik tombol Nex.
  4. Beri nama baru untuk file yang akan di backup, sebagi contoh "Intranetku" (hasil backup disisipkan pada drive A atau disket), lalu klik tombol Next.
  5. Pada menu pilihan item tentukan file atau direktori yang akan di backup klik add folders.
  6. Sebagai contoh pada drive c : terdapat direktori Intranet yang didalamnya terdapat beberapa file yang akan kita backup, setelah ditentukan drive dan direktorinya kemudian klik tombol Ok.
  7. Pada menu pilihan item tentukan file atau direktori yang akan dibackup lalu klik OK.
  8. Setelah itu akan terlihat adanya direktori "intranet" kemudian klik tombol Winzip.



Cara kedua yang digunakan untuk membackup adalah sebagai brikut.


  1. Aktitkan Windows Explorer, tentukan drive dan directori serta file-file yang akan di backup.
  2. Klik kanan mouse, pilih Add to zip.
  3. Pada menu Add to Archive, tentukan target penyimpanan file kemudian klik tombol add untuk proses selanjutnya.



3. Cara yang digunakan untuk merestore atau unzip file adalah sebagai berikut.


  1. Aktitkan Windows Explorer, tentukan drive dan direktori dimana file zip tersebut disimpan, sebagai contoh pada drive terdapat file zip dengan nama Intranetku.
  2. klik kanan mouse, kemudian pilih open with winzip.
  3. Setelah aktif Winzip pilih Next, kemudian akan ditampilkan menu pilihan seperti gambar dibawah ini, pilih Unzip or install from "internetku. Zip" , lalu klik tombol Next.
  4. Secara defatul aplikasi ini didalam me-restore file zip akan merujuk pada drive dan direktori tertentu c:\ unzipped \intranetku, jika kita ingin merubah posisi drive dan direkctori dapat dilakukan dengan cara klik select different folder.


Kelebihan dari aplikasi winzip ini adalah file yang kita kompres dapat kita setting mejadi executife. File (intranetku.exe) atau dengan kata lain, untuk me-restore dapat langsung dijalankan tanpa membutuhkan aplikasi winzip itu sendiri.

Baca juga Bagian terpenting pada komputer

Caranya adalah aktifkan windows explorer, kemudian tekan file zip tersebut, lalu klik kanan mouse dan pilih create self-Extrator (.EXE) kemudian klik OK. Untuk mengaktifkan file, klik tombol start dan klik Run dan ketik nama file tersebut, kemudian klik OK.

Untuk penggunaan aplikasi WinRAR, PKunzip dan WinArchieve hampir sama dengan langkah menggunakan WinZip. Mungkin pada menu tampilan agak sedikit berbeda tetapi secara fungsi dan kegunaan sama. Demikianlah langkah melakukan Backup data dan Restore data pada windows.

A man is known by the companion he keeps !

Buka Komentar

Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
EmoticonEmoticon