Sunday, May 07, 2017

Cara Menanggapi Haters Pembenci

Cara Menanggapi Haters Pembenci

Tags

Cara Menanggapi Haters Pembenci
Haters

Media sosial akhir-akhir ini memang menjadi penomenal sekali di tengah masyarakat. Orang-orang menggunakan Account media sosial untuk berkumpul berpendapat, serta menumpahkan keluh-kesahnya di dunia maya sebagai sebutan trendi dari media sosial.

Semua itu sudah menjadi bagian dari kemajuan teknologi yang juga di dukung dengan lahirnya perangkat Gedget. Ponsel pintar yang menjadikan semuanya mudah di akses dan tentu dengan biaya yang relatif murah juga.

Berbekal tulisan opini dan pendapat yang di tuliskan di media sosial, seseorang akan lebih cepat terkenal dan populer. Jika tulisanya mampu menyentuh hati ataupun menghibur para pembaca maka followers nya akan ramai.

Baca juga Istilah kata tercyduk yang lagi top di sosmed

Kemudahan dalam berhubungan sosial pada sebuah aplikasi yang bernama sosial media ini tak jarang di gunakan oleh oknum tertentu untuk menghina orang lain ataupun menghina kelompok tertentu yang lebih trendi dengan sebutan bullying.

Bulliying biasanya dilakukan oleh para "Haters". Bagi remaja dan muda mudi yang exsis di dunia internet Sosial media pasti tau apa itu haters. Iya...! Sebutan haters lahir dari kemajuan teknologi khususnya dunia Internet Sosial media.

Secara garis besar "Haters" merupakan seseorang yang nyinyir selalu berkomentar negatif dan tidak suka melihat kesuksesan orang lain, haters selalu mencemooh mencari cari aib dan menyebar kekurangan orang yang dia benci, demi kepuasan hasratnya.

Didalam Islam sifat haters ini di kategorikan sebagai penyakit hati yaitu sifat iri dan dengki.
Allah melarang kita untuk bersikap iri dan dengki pada orang lain.

“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” [An Nisaa’ 32]

Dengki lebih parah dari iri. Orang yang dengki ini merasa susah jika melihat orang lain senang. Dan merasa senang jika orang lain susah. Tak jarang dia berusaha mencelakakan orang yang dia dengki baik dengan lisan, tulisan, atau pun perbuatan. Oleh karena itu Allah menyuruh kita berlindung dari kejahatan orang yang dengki:

“Dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.” [Al Falaq 5].

Bagi orang orang yang menjadi korban haters bila Ada Yang Mencacimu berkomentar buruk tentangmu di sosial media berusahalah untuk sabar tak usah di ladeni ocehan buruk haters tersebut. Memang betul sifat manusia bila dicaci atau diburuk burukkan pasti akan murka, korban hater cendrung Ia ingin membalas dengan cara mencacinya kembali.

Baca juga Istilah jejak digital di media sosial

Tapi Membalas dengan yang serupa tak ada gunanya. Karena kebodohan tak baik bila dibalas dengan kebodohan lagi.

Seperti ungkapan bijak :

Lihatlah anjing itu
Gonggongannya tak digubris orang
Tapi lihatlah singa itu
Diamnya membuat ia ditakuti.

Oleh karena itu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Jika ada seseorang yang mencacimu dan menghinamu karena dia tahu tentang dirimu, maka janganlah kamu membalas menghinanya karena kamu tahu tentang dia, maka itu akan menjadi pahalamu dan akan menjadi dosa baginya, dan janganlah kamu sekali-kali mencaci seseorang." (HR.Ahmad no.19715)

Mari kita berdoa kepada Allah, menyerahkan semuanya kepada Allah. Memohon agar haters dan orang yang merasa iri hati kepada kita dilembutkan hatinya dan dihilangkan penyakit hatinya.

A man is known by the companion he keeps !

Buka Komentar

Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
EmoticonEmoticon