Thursday, May 26, 2011

Syair di Tepian Rindu

Syair di Tepian Rindu

Tags

Syair di Tepian Rindu
Rindu

Di antara sinar matahari ku selipkan sejuta keresahan namun tak ada resah yg dapat ku bantai. Hanya menambah sesak di dada yang kian meraja... Haah..rasanya sulit ku lepas
alasan gelisah ini...

Yang ada malah rindu yang memuncak berkecamuk di dalam jiwa. Semakin malam semakin haru ku dakikah puncak kerinduan yang kian menjulang tinggi ini.....

Oh..tidak.. dan tak mungkin lagi
dapat ku arungi... biarlah semua
ku jadikan sisi dahaga angan-angan malamku.....

Suasana hati kian membawa diri bernostalgia di sepanjang jalan kenangan, tertiba hujan air mata sungguh tak tertahankan.....

Pecah jatuh berderai di kesendirian malam buta. Rupanya rindu yang ada sudah membuat remuk perasaan ini. Kenangan kenangan manis bersama mu teramat dalam buatku.....

Aku tak tau kenapa semuanya harus terjadi pada kita, menjalin cinta bagai bumi dan langit. Mana mungkin cinta kita kan bersatu engkau disana aku disini, tapi aku slalu berharap kita bisa bertemu lagi, walaupun sebagai bunga tidurku.

Kebijaksanaan tidak tumbuh dengan serta merta.

Buka Komentar

Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
EmoticonEmoticon