Friday, October 01, 2010

Pantun Nasehat

Pantun Nasehat

Tags

Pantun Nasehat
Nasihat

Hati hati bila berkata,
pikir dahulu sebelum bicara,
luka raga banyak obatnya,
kalo hati yang terluka bisa binasa,

ini pantun sikapal perak,
lajunya kencang menuju dermaga,
hati seseorang memang susah di tebak,
tapi terlihat jua dari sifatnya.

Buah pinang masak di batang,
jatuh satu jatuhlah tiga,
jalani hidup dengan hati lapang,
pasti kita kan merasa bahagia.

Terlihat fajar di pagi hari,
burung bernyanyi riang sekali,
syukuri nikmat yang telah diberi,
dan jangan lupa untuk berbagi.

Gugur daun di tepis angin,
batang menangis menunggu hujan,
cantik rupa tidak menjamin,
imandan takwa jadikan tumpuan.

Awan hitam di malam dingin,
mendungpun datang pertanda hujan,
kalau melangkah haruslah yakin,
agar tak menyesal dikemudian.

Pohon cemara di lereng bukit,
akar menjalar menembus bumi,
punya rezeki janganlah pelit,
marilah kita saling berbagi.

luruslah jalan ketepian mandi,
pancuran tujuh nama kotanya,
kalau pandai membawa diri,
bagaikan air dalam tempatnya.

Ku ucap maaf bila tak sopan,
pantunku ini hanya hiburan,
saya bukan menasehati kawan,
cuma mengigangatkan sebagai teman.

Kebijaksanaan tidak tumbuh dengan serta merta.

Buka Komentar

12 komentar

[...] Pantun nasehat September 2010 5 [...]

Kualitas seseorang tidak ditentukan dari peristiwa yang datang menghampirinya, tapi dari respon yang ia berikan dari peristiwanya itu sendiri.

Bagus2...
Buat yg banyak ea biar q bsa mengoleksi pantun2 dri kalian ok

Mantap.... Komentarnya SUPER sekali... Salam kenal...

my name is yournem

kamu daloa

Desti syabilla delete 25 May, 2014 18:21

Pantun ni sngat bagus di baca buat lah pantun yg lebih menarik lagi :)

ok tunggu kabar selanjutnya ya

Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
EmoticonEmoticon